ADVAN Luncurkan HAMMER, It's All Good Feature Phone

ADVAN Luncurkan HAMMER, It's All Good Feature Phone

Hal yang sangat menarik ketika pertumbuhan pasar smartphone semakin canggih, keberadaan alat komunikasi sederhana sekelas feature phone ternyata masih menjadi andalan masyarakat kita. Fiturnya yang simple, memiliki kemampuan battery yang maksimal serta harga yang sangat terjangkau seringkali menjadi alasan orang untuk tetap memilih menggunakan feature phone. Fungsinya bisa sebagai pelengkap smartphone atau memang karena kebutuhan publik terhadap cara berkomunikasi yang praktis.

Kenyataan tersebut tidak hanya berlaku di Indonesia semata. Di belahan negara lainnya feature phone masih diminati oleh sebagian masyarakat dunia. Sesuai dengan yang dilansir dari BBC.com, mengenai proporsi populasi pengguna feature phones di dunia rata-rata masih diatas 40%.

ADVAN Luncurkan HAMMER, It's All Good Feature Phone

Secara pangsa pasar, prospeknya pun cukup menawan. Dilihat dari data IDC persentasi pengapalan (shipment) feature phone di dunia diperkirakan masih cukup besar sampai tahun 2017. Sedangkan untuk pangsa pasar Indonesia, ditahun 2014 IDC memperkirakan pengapalan ponsel akan terus melonjak menembus angka 63,4 juta unit. Dari angka tersebut 26% di antaranya berasal dari smartphone. Sisanya, lagi-lagi masih dikuasai feature phone.

Berbicara mengenai fungsi fitur dari sebuah handphone, Marketing Direktor Advan Tjandra Lianto berpendapat dari 100 % keunggulan fungsi yang dimiliki oleh smartpone diyakini hanya sekitar 20-30 % fitur yang seringkali digunakan. Berbeda halnya dengan kandungan fitur yang dimiliki oleh feature phone, dari 100 % fungsi yang ada, 99% fitur yang dimiliki feature phone masyarakat seringkali menggunakannya.

ADVAN Luncurkan HAMMER, It's All Good Feature Phone

ADVAN Luncurkan HAMMER, It's All Good Feature Phone



Nah, melihat kondisi tersebut maka ditahun 2014 ini Advan merilis produk baru berupa feature phone Hammer. Apa yang menjadi alasan Advan yang nota bene, sudah menjadi brand teknologi tablet PC dan smartphone unggulan, berambisi melebarkan pasarnya menjadi produsen feature phone?

Tjandra Lianto selaku Marketing Direktur Advan menjelaskan, "Fitur-fitur yang dimiliki Feature Phone sangatlah specific. Inilah yang menjadi starting point Advan guna menggarap pasar baru tersebut". "Selama ini, strategi brand lain dimulai dari teknologi yang low-end ke teknologi yang high-end. Sedangkan Advan memiliki strategi yang berbeda, dipasar teknologi high-end kami telah mampu menguasai dan mempunyai pengalaman yang cukup matang. Untuk itu, saatnya kami menggarap teknologi low-end sehingga Advan mampu menjadi brand yang menguasai disemua level dan teknologi", tambah Tjandra Lianto.

ADVAN Luncurkan HAMMER, It's All Good Feature Phone

Bukan sekedar menghadirkan produk feature phone yang menitikberatkan pada communication function semata, tetapi juga memberikan kualitas terbaik mulai dari fungsi hingga fitur yang dihadirkannya. Untuk itu, Hammer diciptakan sebagai feature phone yang handal.

ADVAN Luncurkan HAMMER, It's All Good Feature Phone

Melalui pesan komunikasi "It's All Good" Hammer hadir  sebagai ponsel yang kuat, memiliki desain yang sempurna, dilengkapi keypad texting yang nyaman, dilengkapi kualitas suara audio yang jernih, dan tentunya dilengkapi pula oleh kemampuan battery yang jauh lebih kuat dan lebih lama dibandingkan dengan feature phone lainnya.

ADVAN Luncurkan HAMMER, It's All Good Feature Phone

Selain itu, strategi komunikasi yang diupayakan, tidak hanya pada keunggulan fitur ponsel semata. Tetapi,  didukung pula oleh strategi komunikasi yang unik. Menghadirkan Gimmick "Dance Hammer" sebagai representasi ponsel yang penuh dengan lifestyle, sosialita dan penuh dengan jiwa semangat. Sesuai dengan segmen yang disasar. Juga, berbagai promosi lainnya, baik di media cetak, online maupun televisi.



Produk Advan Hammer dijual di kisaran harga mulai dari Rp200 ribuan.

Share :

KOMENTAR