Panorama Negeri Atas Awan Gunung Luhur, Citorek, Kabupaten Lebak-Banten

Panorama hamparan negeri di atas awan yang berlokasi di Gunung Luhur, Desa Citorek Kabupaten Lebak provinsi Banten mengundang decak kagum. Tak ayal lokasi wisata inipun viral.

Panorama Negeri Atas Awan Gunung Luhur, Citorek, Kabupaten Lebak-Banten

Negeri di Atas Awan yang berlokasi Gunung Luhur, Desa Citorek, Kec. Cibeber, Kab. Lebak, Banten (foto: tagar.id)

Negeri di atas awan, itulah sebutan untuk lokasi wisata yang berlokasi di Gunung Luhur, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak provinsi Banten. Pemandangan awan-awan yang terlihat dari lokasi ini memperlihatkan nyata bahwa posisi tempat ini lebih tinggi dari kumpulan awan tersebut. Alhasil terlihat sangat indah.

Terkait lokasi wisata Gunung Luhur ini Pemerintah Kabupaten Lebak Tengah diketahui sudah mengajukan sebagian wilayahnya ini menjadi Geopark Nasional. Lokasi Gunung Luhur dari kota terdekat yakni Rangkasbitung berjarak kisaran 70 kilometer, yang bisa ditempuh kira-kira 1,5 hingga 2 jam perjalanan.

Panorama Negeri Atas Awan Gunung Luhur, Citorek, Kabupaten Lebak-Banten

Negeri Atas Awan Gunung Luhur (foto: Topmedia.com)



Untuk menikmati lokasi wisata Negeri Atas Awan ini, para wisatawan terkadang harus rela berjalan kaki kurang lebih setengah jam untuk mendapatkan pemandangan hamparan awan. Hal itu dikarenakan bisa jadi para pelancong kebagian parkir yang lokasinya cukup jauh dari Puncak, sekitar satu kilometer dari puncak.

 

 

Hadirnya Awan di Waktu tertentu

Panorama Negeri Atas Awan Gunung Luhur, Citorek, Kabupaten Lebak-Banten

(foto: inforangkasbitung)



Untuk menikmati hamparan awan di Gunung Luhur, ada waktu-waktu tertentu. Pasalnya awan tidak selalu datang setiap saat. Hamparan awan di Gunung Luhur biasanya hanya akan muncul pada pagi hari.

Awan mulai muncul pertama kali sekitar pukul 05.00 WIB dan akan hilang pukul 08.00 WIB. Kemunculan awan-awan tersebut juga hanya akan terjadi jika cuaca sedang bagus. Jika hujan, awan akan tidak akan terlihat karena tertutup kabut.

Jika jalan ke arah gunung Luhur tersebut saat hujan tertutup kabut, maka udaranya pun dingin bisa sampai sekitar 14 sampai 18 derajat celsius. Bagi wisatawan kondisi ini seringkali dirasa menarik untuk dinikmati.

Lebih Baik Menginap untuk Menikmati Hamparan Awan

Panorama Negeri Atas Awan Gunung Luhur, Citorek, Kabupaten Lebak-Banten

Foto : Kompas.com



Agar bisa menikmati hamparan awan yang hanya muncul pagi hari, wisatawan disarankan untuk menginap. Tersedia berbagai pilihan untuk wisatawan yang menginap, mulai dari tenda, gazebo, hingga di rumah warga setempat.

Tarif untuk menginap disebutkan bervariasi, mulai dari Rp 80.000 untuk tidur di tenda dengan kapasitas maksimal tiga orang, dan Rp 150.000 hingga Rp 250.000 rupiah untuk tidur di gazebo.

Panorama Negeri Atas Awan Gunung Luhur, Citorek, Kabupaten Lebak-Banten

Foto: detik travel

Sementara bilamana tidur di rumah warga, biasanya pemilik rumah tidak mematok tarif, wisatawan disarankan bayar dengan harga yang pantas.

Namun jika wisatawan tidak ingin menginap, maka pengunjung sebaiknya berangkat pada dini hari. Jam datangnya menyesuaikan dengan waktu kemunculan awan di Gunung Luhur.

Harap Menjadi Perhatian

Panorama Negeri Atas Awan Gunung Luhur, Citorek, Kabupaten Lebak-Banten

foto: kompas.com

Terkait lokasi wisata Negeri di Atas Awan Gunung Luhur ini, perlu wisatawan perhatikan yaitu soal keselamatan. Pasalnya saat musim penghujan lokasi wisata ini rawan longsor dan banyak angin kencang. Jadi sebaiknya tidak memaksakan ke lokasi jika kondisi cuaca tidak baik atau hujan.


Share :

KOMENTAR