Sun Life Financial Indonesia Dukung Program Pencegahan Diabetes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Peringati Hari Kesehatan Sedunia 2016, Sun Life Financial Indonesia Dukung Program Pencegahan Diabetes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Sun Life Financial Indonesia Dukung Program Pencegahan Diabetes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Serbapromosi.co - PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) hari ini selenggarakan talk show bertema "Upaya Pencegahan/Deteksi Dini Faktor Risiko dan Pengobatan Diabetes" di Jakarta dalam Peringatan Hari Kesehatan Sedunia 2016 dengan tema tahun ini "Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes". Acara ini merupakan salah satu upaya Sun Life dalam membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya diabetes dan mengurangi tingkat diabetes di Indonesia untuk mewujudkan Indonesia #lebihbaik (Indonesia yang lebih baik).

Acara bincang-bincang ini merupakan wadah bagi Sun Life dan Kementerian Kesehatan RI dalam menyampaikan pesan pencegahan dan pengendalian diabetes. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, meliputi perwakilan dari media dan komunitas media sosial, ibu rumah tangga, keluarga, pemerintah daerah, dinas kesehatan kabupaten/kota, pusat kesehatan masyarakat, serta mitra perusahaan swasta dan bisnis lainnya.

"Melalui acara hari ini, Sun Life kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung Kemenkes dalam mencegah diabetes mellitus. Sejak tahun 2015, Sun Life secara aktif menyuarakan pentingnya pencegahan diabetes kepada masyarakat luas," ungkap Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, (7/4/2016). "Diabetes adalah sebuah topik yang sangat relevan di Indonesia berdasarkan data dari hasil penelitian Sun Life Asia Health Index 2015 yang menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia, beserta negara tetangga Malaysia dan Filipina, sangat peduli terhadap diabetes (37 persen, 38 persen dan 40 persen, masing-masing, dibandingkan dengan rata-rata regional sejumlah 31 persen)."

Sun Life Financial Indonesia Dukung Program Pencegahan Diabetes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Jumlah penderita diabetes di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Bahkan, menurut Sample Registration Survey 2014, diabetes telah menjadi penyakit pembunuh nomor 3 di Indonesia. Diperkirakan, kurang dari 20 tahun mendatang, negara-negara seperti Tiongkok, India, Amerika Serikat, Brazil dan Indonesia akan memiliki jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Selain itu, berdasarkan data yang dilansir Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2014, 10% penduduk usia 18 tahun ke atas menderita diabetes. Ini berarti sekitar 10% penduduk dunia telah mengalami atau berisiko terhadap komplikasi yang disebabkan diabetes, seperti gangguan penglihatan, gagal ginjal, impotensi, penyakit jantung, infeksi, amputasi, dan komplikasi lainnya.

"Diabetes dapat dicegah asalkan masyarakat mampu mengendalikan faktor risikonya sedini mungkin. Kami optimis upaya yang Sun Life lakukan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan diabetes. Upaya kami berpusat pada penyebaran informasi tentang jenis diabetes, tanda, dan gejalanya, upaya pencegahan, dan upaya pengobatan yang dapat dilakukan," tambah Elin Waty. "Sebagai contohnya, Kami telah menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dalam mendirikan poliklinik edukasi untuk para pasien diabetes dan keluarganya, kami pun mendukung Jakarta Diabetes Walk 2015 untuk melawan diabetes."

"Meski diabetes merupakan penyakit tidak menular, penyakit ini belum bisa disembuhkan. Tindakan pencegahan berupa membangun kesadaran melalui penyebaran informasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya diabetes di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI menyambut baik komitmen Sun Life dalam mencegah diabetes," ungkap dr. Lily S. Sulistyowati, MM, Direktur Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Diabetes dapat dicegah melalui berbagai cara, antara lain perbaikan pola hidup dengan mengatur pola makan, memperbanyak kegiatan fisik, pemeriksaan kesehatan secara teratur, serta kerja sama dari berbagai pihak untuk menekan peningkatan angka diabetes di Indonesia. (*)



Share :

KOMENTAR